Kamis, 05 Juni 2014

web dan komponen-komponennya

Definisi Web Science

Apakah yang dimaksud dengan Web Science? Menurut struktur katanya, Web Science terdiri atas kata “Web” dan kata “Science”, dimana kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Berikut merupakan penjelasan dari definisi kedua kata tersebut sehingga dapat membentuk suatu istilah baru yang disebut dengan “Web Science”.



Web atau Website merupakan suatu halaman informasi yang disediakan melalui jalur Internet, sehingga web dapat diakses di mana saja selama web tersebut terhubung atau terkoneksi dengan jaringan internet. Web merupakan alat komunikasi online yang menggunakan media internet dalam pendistribusian atau penyebarannya. Web merupakan kumpulan halaman yang menampilkan informasi dengan berbagai macam jenis. Diantaranya berupa data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik web tersbut bersifat statis maupun bersifat dinamis yang akan membentuk suatu rangkaian yang saling terkait dimana masing-masing rangkaian tersebut dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman yang disebut dengan hyperlink.

Berikutnya pengertian tentang Science. Science atau sains sangat erat hubungannya denga Ilmu Pengetahuan, banyak yang mendefinisikan bahwa sains itu sama dengan Ilmu Pengetahuan. Namun menurut bahasa, sains adalah aktivitas pemecahan masalah yang dilakukan oleh manusia yang dimotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan untuk memahami suatu hal atau kejadian tersebut.

Sedangkan yang dimaksud dengan Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang pendidikan.

Sejarah web


Penemu situs web adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).

Dalam perkembangan’a teknologi web dibagi menjadi web 1.0, 2.0, 3,0 :

WEB 1.0

Web 1.0 merupakan teknologi awal dari sebuah website, teknologi ini masih statis dimana antara pembuat website dan penikmat website hanya terjadi komunikasi 1 arah dimana pembuat sebagai pemberi informasi dan penikmat hanya sebagai pembaca, ya layaknya seperti membaca Koran atau majalah, bedanya kegiatan membaca lewat computer, aktifitas ini hanya sebatas searching. Halaman pada web ini masih terkesan “biasa”, bahasa yang digunakan juga masih bahasa HTML saja.

ciri-ciri web 1.0 :
1. Halaman statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
2. Penggunaan framesets.
3. Milik HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
4. Online guestbook.
5. GIF tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
6. Pengguna akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.

WEB 2.0

Web 2.0 adalah buzzword terbaru di dunia internet. Berbagai inovasi dan fitur-fitur baru yang muncul di dunia web membawa suatu pandangan baru tentang jenis situs web atau aplikasi web yang disebut web 2.0. Istilah web 2.0 disebut-sebut oleh Dale Dougherty dari O’Reilly Media yang melakukan brainstorming dengan Craig Cline dari Media Live untuk menghasilkan ide konferensi di mana mereka menjadi host. Akhirnya pada bukan Oktober 2004 O’Reilly Media, Battele dan MediaLive mlakukan konferensi web 2.0 pertama dan kedua pada bulan Oktober 2005. Sebelum muncul istilah web 2.0 yang sering digunakan adalah istilah semantic web.

Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari distribusi produk menjadi distribusi layanan.Sifat dari web 2.0 adalah read write. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr.

ciri-ciri web 2.0 :
1. Web sebagai platform.
2. Web menyediakan suatu wadah pengetahuan.
3. Aplikasi web ini akan terupdate secara terus menerus.
4. Model pemrogramannya ringan.

WEB 3.0

Web 3,0 adalah salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkan tahap evolusioner dari Web yang berikut Web 2.0. Mengingat bahwa teknis dan sosial dalam mengidentifikasi kemungkinan kedua istilah ini belum sepenuhnya menyadari sifat mendefinisikan Web 3,0 sangat spekulatif. Secara umum merujuk kepada aspek yang internet, walaupun mungkin berpotensi, secara teknis tidak layak atau praktis saat ini

Berikut ini adalah komponen-komponen penyusun web, baik web statis ataupun web dinamis.

1. Bahasa Pemrograman/Scripting Language

Secara garis besar ada 2 kategori script yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi web, yaitu:
Client Side Scripting, contohnya adalah: HTML, HTML5, XHTML, Casading Style Sheet (CSS), JavaScript, VBScript, jQuery. Untuk client side scripting eksekusinya (baca: diterjemahkan) dilakukan di sisi client yaitu oleh web browser langsung. Ini karena di dalam web browser sudah terdapat library yang mampu mengenali semua perintah-perintah client side scripting. Library ini disebut Web Engine.
Server Side Scripting, contohnya adalah: Active Server Pages (ASP), PHP, Java Server Pages (JSP). Untuk server side scripting eksekusinya dilakukan di sisi server oleh sebuah modul yang disebut web engine. Contohnya jika menggunakan script PHP maka engine-nya adalah PHP engine/Zend engine. Jika menggunakan ASP maka engine-nya sudah termasuk di dalam web server Internet Information Service (IIS) yang diinstall terpisah di Microsoft Windows.

Untuk membuat web statis maka script yang digunakan cukup jenis client side scripting. Untuk membuat web dinamis maka script yang digunakan adalah gabungan antara client side scripting dan server side scripting.

2. Web Editor

Merupakan program aplikasi yang berfungsi untuk mengetikkan perintah-perintah dokumen web baik client side scripting maupun server side scripting. Saat ini banyak tersedia web editor mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih smart. Mulai dari web editor yang berbayar hingga yang gratis. Contoh web editor adalah: Notepad, Notepad++, Macromedia Dreamweaver.


3. Web Browser

Merupakan program yang berfungsi untuk menampilkan dokumen-dokumen web dalam format HTML. Bagaimana halaman web yang dibuat ditampilkan sangat tergantung pada web engine yang digunakan oleh masing-masing browser. Semua jenis web browser yang ada saat ini mengikuti standarisasi yang dibuat ileh World Wide Web Consortium (W3C) yang merupakan badan independen yang mengurus semua hal yang berkaitan dengan web dunia. Berikut ini adalah contoh web browser yang cukup populer beserta web engine yang dilakukan:
Web Engine WebKit: Safari, Google Chrome
Web Engine Trident: Microsoft Internet Explorer, Maxthon
Web Engine Gecko: Mozilla Firefox
Web Engine Presto: Opera.


4. Web server

Web server adalah program aplikasi yang memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan dokumen-dokumen web. Jadi semua dokumen web baik yang ditulis menggunakan client side scripting maupun server side scripting tersimpan dalam direktori utama web server (document root). Berikut adalah beberapa contoh web server:
Web Server Apache yang mendukung PHP.
Web Server Microsoft Internet Information Servce (IIS) yang mendukung ASP dan PHP
Web Server Apache Tomcat yang mendukung Java Server Pager (JSP).
Port yang digunakan oleh web server di komputer default-nya adalah port 80 untuk web server Apache dan web server IIS, sedangkan web server Apache Tomcat menggunakan port 8080 untuk default-nya. Web server ada yang mendukung beberapa platform/sistem operasi, maksudnya adalah vendor pembuat web server tersebut menyediakan file instalasi web server untuk mendukung banyak sistem operasi dan ada yang hanya menyediakan dukungan file instalasi untuk satu sistem operasi saja. Kebanyakkan web server yang berbasis open source seperti Apache mampu mendukung banyak sistem operasi. Sedangkan untuk web server yang berbayar biasanya tidak menyediakan dukungan untuk banyak sistem operasi. Web server Apache mampu berjalan di beberapa sistem operasi seperti Microsoft Windows, Linux, Solaris, Mac OS X. Web server yang berbasis sistem file NTFS (Windows XP ke atas, Windows NT 4.0 keatas). Web server IIS digunakan untuk mengolah script ASP.


5. Database Server

Database server adalah program yang digunakan untuk menyimpan data yang akan di olah di halaman web. Database biasa disebut Database Management System (DBMS) adalah sebuah aplikasi yang menjembatani user dan data-data di dalam database. Dengan menggunakan DBMS user mampu mengolah data-data di dalam database secara mudah dan cepat. Arsitektur DBMS ada yang stand alone dan ada yang client-server. Untuk aplikasi web, jenis DBMS yang digunakan adalah yang berarsitektur client-server. DBMS merupakan komponen opsional dalam pembuatan aplikasi web. Maksudnya, keberadaan komponen ini di dalam komputer sangat tergantung kebutuhan dari web yang akan dibuat. Jika web tersebut menyimpan data-datanya di file dan bukan di database, maka database server tidak dibutuhkan. Sebaliknya, jika web yang dibuat butuh media penyimpanan data untuk membuat web menjadi lebih dinamis maka database server dibutuhkan. Untuk selanjutnya disebut database server.
Mengapa jenis DBMS yang digunakan harus database server, adalah karena aplikasi web adalah aplikasi client-server yang dapat di akses oleh banyak user dari berbagai tempat sepanjang ada koneksi internet. Untuk mendukung aplikasi web tersebut maka dibutuhkan aplikasi DBMS yang berarsitektur client-server juga. Database server/DBMS, ada yang berbasis open source/gratis dan ada yang closed source/berbayar. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menggunakan database untuk menyimpan data-data di halaman web:
Jenis DBMS yang berbasis client-server/database server.
Sistem operasi yang digunakan, banyak DBMS yang dapat mendukung banyak sistem operasi.
Open source atau Closed source.
File instalasi yang dipilih, apakah yang versi install (EXE) atau yang versi terkompress (ZIP/RAR).
Platform processor, apakah 32 bit atau 64 bit.


6. Image editor

Image editor adalah program aplikasi yang berfungsi untuk melakaukan pengolahan gambar/image. Biasanya gambar dibutuhkan di halaman web untuk mempercantik halaman web. Jika ada animasi berarti harus ada program pengolah animasi juga. Berikut contoh program aplikasi pengolah gambar, video, dan animasi baik berbayar maupun gratis yang berbasis open source: Microsoft Paint, Adobe Photoshop, Adobe Flash, Adobe Premiere, Grab (Mac OS X), Corel Draw. Program tersebut tentunya bersifat opsional/pilihan tergantung rancangan web yang akan dibuat.



sumber:http://dokunin.blogspot.com/2013/04/sejarah-web-dan-komponen-komponenya.html
http://teknologi.kompasiana.com/internet/2012/12/07/komponen-website-domain-hosting-server-data-center-cpanel-cms-509149.html


1 komentar:

  1. Jasa Pembuatan Website Terpercaya | Digital Network Freelancer
    HARGA PROMO PEMBUATAN WEBSITE
    ingin memulai bisnis anda ? bingung untuk masalah marketing atau pemasarannya? ingin membuat website untuk bisnis anda?
    Kami menawarkan jasa pembuatan website untuk anda dengan harga yang bisa menyesuaikan budget
    - gratis domain dan Hosting untuk Anda selama 1 tahun
    - design website bisa menyesuaikan keinginan Anda
    - proses pengerjaan cepat.
    - gratis konsultasi masalah marketing atau pemasaran
    - gratis 3 bulan revisi design
    - layanan support sampai 24jam
    Segera kunjungi kami www.software-developer.web.id | www.software-developer.web.id
    Email: info@software-developer.web.id

    BalasHapus